Mata Kuliah




1.      Sebutkan dua tipe akuntansi dan jelaskan dua sifat umum yang sama diantara dua tipe akuntansi tersebut!
Jawab : Dua tipe akuntansi yaitu:
a.      Akuntansi keuangan
b.      Akuntansi manajemen
Adapun hal-hal yang sama diantara akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen:
-          Prinsip akuntansi yang berterima umum dalam akuntansi keuangan kemmungkinan besar juga merupakan prinsip pengukuran yang relevan dalam akuntansi manajemen.
Contoh: akuntansi keuangan menganut dalam prinsip penandingan pendapatan dengan biaya yang bersangkutan dengan pendapatan tersebut dalam menghitung laba yang diperoleh perusahaan dalam periode akuntansi tertentu. Demikian juga akuntansi manajemen menganut prinsip yang sama dalam mengukur laba yang diperoleh pusat laba tertentu untuk mengukur kinerja manager pusat laba yang bersangkutan.
-          Akuntansi keuangan dan akuntansi managemen menggunakan informasi oprasi yang sama sebagai bahan baku untuk menghasilkan informasi yang disajikan kepada pemakainya. Oleh karena itu, dalam pengolahan informasi keuangan digunakan pedoman bahwa prinsip akuntansi yang berterima umum dipakai sebagai acuan dalam mengumpulkan data dasar guna menghasilkan informasi yang akan diolah melalui akuntansi keuangan maupun akuntansi manajemen. Jika hal ini tidak dilakukan, akan terjadi dupllikasi dalam kegiatan pengumpulan data.

2.      Jelaskan mengapa manajemen perusahaan yang bersaing dalam tingkat dunia memerlukan informasi biaya daur hidup produk!
Jawab : Dengan pesatnya perkembangan pemanfaatan komputer dalam tahap desain, engineering, dan produksi, jarak watu yang diperlukan dari ide rancangan sampai dengan produksi menjadi sangat pendek. Kondisi ini memungkinkan perusahaan-perusahaan kelas dunia memilih strategi inovasi sebagai senjata untuk memenangkan perebutan pasar dunia. Strategi ini menjadikan daur hidup produk (product-life cycle) menjadi pendek. Oleh karena itu, manajemen yang bersaing dikelas dunia, tidak lagi cukup hanya memperoleh informai biaya periodik yang dihasilkan oleh sistem akuntansi biaya tradisional, namun jauh lebih penting dari itu manajemen memerlukan informasi product-life cycle costs. Informasi produk life-cycle costs memungkinkan manajemen melakukan strategic cost analysis pada saat mempertimbangkan peluncuran produk baru, penghentian produksi prodek yang ada, dan product profitability analysis.

3.      Jelaskan pengertian informasi akuntansi pertanggungjawaban dan jelaskan manfaatnya!
Jawab :            Informasi pertanggungjawaban merupakan aktiva, pendapatan dan atau niaya yang dihubungkan dengan manajer, aktiva, pendapatan, dan atau biaya dapat dikelompokan menjadi dua golongan: aktiva, pendapatan, dan atau biaya terkendalikan dan aktiva, pendapatan, dan atau biaya tidak terkendalikan. Aktiva, pendapatan dan biaya terkendalikan adalah aktiva pendapatan, dan biaya dapat signifikan dipengaruhi oleh seorang manajer dalam jangka waktu tertentu.
                Adapun manfaat informasi akuntansi pertanggungjawaban, sebagai berikut:
1.      Peniaian kinerja manajer pusat pertanggungjawaban
Informasi akuntansi pertanggungjawaban merupakan informasi yang penting dalam proses perencanaan dan pengendalian aktivitas organisasi, karena informasi tersebut menekankan hubungan antara informasi dengan manajer yang bertanggungjawab terhadap perencanaan dan realisasinya. Pengendalian dapat dilakukan dengan cara memberikan peran bagi setiap manajer untuk merencanakan pendapatan dan atau biaya yang menjadi tanggungjawabnya, dan kemudian menyajikan informasi realisasi pendapatan dan atau biaya tersebut menurut manajer yang bertanggungjawab. Dengan demikian, informasi akuntansi pertanggungjawaban mencerminkan skor yang dibuat oleh setipa manajer dalam menggunakan sebagai sumber daya untuk melaksanakan peran manajer tersebut dalam mencapai sasaran perusahaan.
2.      Pemotivasi manajer
Motivasi adalah proses prakarsa yang dilakukannya suatu tindakan secara sadar dan bertujuan. Pemotivasi adalah sesuatu yang digunakan untuk mendorong timbulnya prakarsa seseorang untuk melakukan tindakan secara sadar dan bertujuan. Menurut model aspek motivasi dalam perilaku individu Porter-Lawler, motivasi orang untuk berusaha jika ia memiliki nilai penghargaan yang tinggi atau jika ia berkeyakinan bahwa suatu kinerja akan diberi penghargaan adalah tinggi.
3.      Mengelola aktivitas
Dalam lingkungan manufaktur maju, manajemen dituntut untuk senantiasa melaksanakan penyempurnaan aktivitas agar costumer  terjamin tidak akan dibebani dengan biaya-bukan-penambah nilai dan memerlukan pemisahan aktivitas-penambah dan bukan-penambah nilai dan identifikasi sumber daya yang dikonsumsi oleh kedua tipe tersebut.
4.      Memantau efektifitas
Dalam lingkungan manufaktur maju, manajemen dituntut untuk melaksanakan penyempurnaan aktivitas secara berkesinambungan, agar perusahaan memiliki daya saing dalam jangka panjang. Dengan demikian, manajemen memerlukan informasi biaya aktivitas. Dengan menyajikan informasi biaya yang dipisahkan ke dalam biaya-penambah dan bukan-penambah nilai dalam bentuk perbandingan dari periode ke periode, manajemen dapat:
-          Memantau efektivitas program pengelolaan aktivitas.
-          Merumuskan keputusan-keputusan strategic.

4.      Jelaskan yang dimaksud dengan informasi akuntansi pertanggungjawaban menurut activity based responsibility acoounting system!
Jawab : Activity-based responsibility accounting system menitik beratkan pertanggungjawaban aktivitas-bukan pertanggungjawaban biaya. Biaya terjadi sebagai akibat adanya aktivitas, oleh karena itu, masuk akal jika fokus pengendalian biaya diubah, dari yang semula dipusatkan terhadap biaya, sekarang dipusatkan terhadap penyebab terjadinya biaya-aktivitas. Karena aktivitas tidak dibatasi oleh pusat pertanggungjawaban, seperti departemen, maka activity-based responsibility accounting bersifat menyeluruh (system-wide) dan merupakan pendekatan menyeluruh dalam pengendalian biaya. Jika sistem akuntansi pertanggungjawaban tradisional memfokuskan manajer pusat pertanggungjawaban secara individual, activity-based responsibility accounting system memfokuskan aktivitas yang dilaksanakan oleh beberapa manajer, menembus batas-batas pusat pertanggungjawaban. Menurut activity-based responsibility accounting system, maksimisasi pengendalian biaya setiap pusat pertanggungjawaban secara individual tidak selaluberarti maksimisasi pengendalian biaya secara keseluruhan.

5.      Jelaskan manfaat analisis impas!
Jawab :            Analisis impas memberikan informasi tingkat penjualan minimum yang harus dicapai suatu usaha agar tidak mengalami kerugian. Dari analisis tersebut juga dapat diketahui sampai seberapa jauh volume penjualan yang direncanakan oleh turun, agar perusahaan tidak menderita kerugian. Analisis impas menyajikan informasi untuk perencanaan volume penjualan. Analisis impas merupakan salah satu bentuk analisis biaya-volume-laba karena untuk mengetahui impas maupun margin of safety perlu dilakukan analisis terhadap hubungan antara biaya, volume dan laba. Jika dalam analisis impas titik berat analisis diletakkan pada penaksiran tingkat penjualan minimum yang menghasilkan laba sama dengan nol, maka dalam analisis biaya-volume-laba ini titik berat analisis diletakkan pada sampai seberapa besar perubahan-perubahan biaya, volume, dan harga jual berdampak terhadap laba perusahaan.  

6.      Jeaskan apa yang dimaksud investasi!
Jawab :            Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk menghasilkan laba di masa yang akan datang. Dalam penggantian atau penambahan kapasitas pabrik misalnya, dana yang sudah ditanamkan akan terikat dalam jangka waktu yang panjang, sehingga perputaran dana tersebut kembali menjadi uang tunai tidak dapat terjadi dalam waktu satu atau dua tahun, tetapi dalam jangka waktu yang lama. Sekali investasi diputuskan maka perusahaan akan terikat pada jalan panjang di masa yang akan datang yang sudah dipilih, yang tidak mudah untuk disimpangi. Investasi banyak mengandung resiko dan ketidakpastian.

7.      Jelaskan penentuan harga jual dengan cost plus pricing!
Jawab :            Cost-plus pricing adalah penentuan harga jual dengan cara menambahkan laba yang diharapkan di atas biaya penuh masa yang akan datang untuk memproduksi dan memasarkan produk. Harga jual berdasarkan cost-plus pricing dihitung dengan rumus seperti yang digunakan untuk menghitung harga jual dalam keadaan normal tersebut diatas, yaitu harga jual = taksiran biaya penuh + laba yang di harapkan . dengan demikian ada 2 unsur yang diperhitungkan dalam penentuan harga jual ini : taksiran biaya penuh dan laba yang diharapkan.
Taksiran biaya penuh dapat dihitung dengan 2 pendekatan : full costing dan variabel costing. Unsur kedua yang diperhitungkan dalam harga jual adalah harga yang diharapkan .dalam keadaan normal , harga jual harus dapat menutup biaya penuh dan dapat menghasilkan laba yang diharapkan . laba yang diharapkan dihitung berdasarkan investasi yang ditanamkan untuk menghaslkan produk atau jasa . Untuk memperkirakan berapa laba wajar yang diharapkan, manajer penentu harga jual perlu mempertimbangkan :
- Cost of capital
- risiko bisnis
-besarnya capital employed

8.      Jelaskan yang dimaksud dengan pesanan khusus (special order)!
Jawab :            Pesanan khusus merupakan pesanan yang diterima oleh perusahaan diluar pesanan reguler perusahaan. Biasanya costumer yang melakukan pesanan khusus ini meminta harga dibawah harga jual normal, bahkan seringkali harga yang diminta oleh costumer berada dibawah biaya penuh, karena biasanya pesanan khusus mencakup jumlah yang besar. Dalam mempertimbangkan penerimaan pesanan khusus, informasi akuntansi differensial merupakan dasar yang dipakai sebagai landasan penentuan harga jual. Jika harga yang diminta oleh pemesan (harga jual pesanan khusus) lebih besar dari biaya diferensial yang berupa biaya vaariable untuk memproduksi dari memasarkan pesanan khusus tersebut, maka pesanan khusus dapat dipertimbangkan untuk diterima.

Komentar

Postingan Populer